by

Cerita Kehangatan Keluarga Muslim di Portugal

WATANABEEE – Menyebut negara Portugal atau Republik Portuguesa tak hanya sekedar eksotisnya Kota Lisbon yang teringat. Tetapi ada juga cerita menarik dari kota cantik bernama Estremoz.

Siapa menyangka di antara 14 ribu warganya ternyata Islam juga bersemi di Estremoz. Bersama Ibrahim, muslim asli Portugal, kita bisa mendengar kisah kehidupan keluarga muslim di Portugal.

Dari Lisbon, ibu kota Portugal, membutuhkan waktu dua jam untuk mencapai kota di wilayah Alentejo, Tempat orang tua dan saudara kandung Ibrahim bermukim.

Orang tua Ibrahim, Nurdin dan Rahma merupakan mualaf asli keturunan Portugal. Nurdin dan Rahma telah 10 tahun tinggal di Estremoz, di lembah pegunungan Sierra Doza.

Meski hidup jauh dari hiruk pikuk kota dan hanya mengandalkan listrik dari panel surya, mereka hidup bahagia sebagai sebuah keluarga muslim.

Selain Ibrahim, ada juga Muhammad, Fatima, Abdurrahman dan Mariam. Sayangnya Ali sang putra kedua sedang tidak di rumah karena harus bekerja di ibu kota.

Sejak memutuskan tinggal di lembah Sierra Doza, Nurdin dan Rahma telah menanam berbagai macam jenis pohon untuk menunjang kehidupan mereka. Dan semua ini, kini menurun kepada anak-anaknya. Muslim generasi kedua yang menjaga tanah dan rumah ini.

Bagi Muhammad yang masih berusia 26 tahun, kehidupan perkotaan memang menjadi tawaran yang menggiurkan. Namun keterikatan dengan rumah di mana dia dan saudaranya dididik menjadi seorang muslim jauh lebih memberikan kenyamanan dan ketenangan, meski dengan fasilitas seadanya.

Sementara Mariam, si bungsu dalam keluarga. Di usia belianya yang baru menginjak 18 tahun, Mariam memang belum berhijab, namun hal ini tak mengurangi rasa ke-Islam-an di hati Mariam.

Sang ibunda, Rahma benar-benar sosok muslimah yang luar biasa. Dia memilih mengikuti sang suami untuk tinggal di tempat terpencil dan membesarkan anak-anaknya.

Bertahan sebagai sebuah keluarga muslim, di tengah negara non muslim memang tidak mudah. Namun fakta ini menjadi jauh lebih sulit ketika seorang muslim memutuskan tinggal di wilayah yang jauh dari kota.

Maka tidak salah rasanya, jika keluarga Ibrahim bisa menjadi contoh bukti nyata Ukhuwah Islamiyah dalam agama rahmatan lil alamin.

Sumber : DetikNews

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed