by

Cerita Kakek Ongen, Ubah Bagasi Mobil Jadi Warung Jajanan Gratis

WATANABEEE – Masa pandemi Covid-19 memang terasa sangat berat bagi banyak orang. Meski begitu, masih ada sebagian orang yang suka berbagi pada sesama untuk menyenangkan sesama.

Seperti yang dilakukan Kakek Ongen, yang mengubah bagasi mobilnya menjadi sebuah warung yang dipenuhi dengan berbagai snack atau makanan ringan yang biasa disukai anak-anak.

Uniknya, kakek Ongen tidak ingin dibayar dengan uang. Ia hanya ingin dibayar dengan doa dari si pembeli.

“Warung berjalan Kakek Ongen, silahkan ambil gratis bayar pake doa,” begitu tulisan yang tertera di bagasi mobilnya.

Anak kakek Ongen, Mutiara menyebut awalnya warung jajanan gratis tersebut dibuat hanya untuk cucunya. Namun, Kakek Ongen tertarik untuk membuat konsep jajanan berjalan dan dibagikan secara gratis kepada anak-anak lainnya.

“Ide awalnya untuk apresiasi cucu-cucunya aja. Supaya semangat setoran hapalan surah. Habis setoran surah boleh ambil sesuatu. Tapi papaku malah pengin bawa jalan-jalan warung berjalannya pergi kaya ke sekolah tahfiz quran, tempat pengajian anak, panti asuhan dan lainnya,” ungkap Mutiara

Selain camilan, cokelat, permen atau susu, di warung tersebut juga terdapat mainan, alat tulis hingga Iqro. Anak-anak bebas memilih barang yang diinginkan, layaknya belanja di warung.

“Terus bayarnya pakai setoran doa. Apaan aja terserah yang mereka mau. Kadang papa juga suka langsung nembak bisa surah ayat kursi gak. Kalau ada yang hapal papa seneng dengarnya,” kata Mutiara.

Mutiara mengatakan, tujuan sang ayah membuat warung jajanan berjalan secara gratis tersebut guna memberikan pelajaran kepada cucu-cucunya agar selalu berbuat kebaikan sekecil apapun dan di manapun kepada siapapun.

“Omongan papaku yang selalu aku ingat adalah ‘kalau mau berbuat kebaikan kita harus langsung datang karena setiap langkah akan dihitung pahalanya oleh Allah’. Makanya jadinya warung berjalan karena kita yang datangi mereka,” ucapnya.

“Dulu papaku juga orang susah. Jadi emang papa orang nggak suka spontanitas. Nggak pernah direncanain. Tiba-tiba aja suka berbagi. Dulu (papa) waktu kecil suka tidur di becak. Di depan toko orang di pasar karena rumahnya kecil banget sedangkan kakak adiknya banyak. Jadi, sama hal yang begini papa nomor satu,” timpalnya.

Diketahui, Kakek Ongeng merupakan pemilik PG TK SD Tiara School Pondok Kelapa. Sejak PPKM, ia fokus mengurus anak dan cucu-cucunya.

Ia membuat warung jajan berjalan gratis selama kurang lebih sebulan. Warung milik kakek ongeng ini dapat dijumpai setiap weekend di sekitar kawasan Jakarta Timur.

“Kalau warung berjalan karena maunya ajarin ke cucu, jadi hari libur Sabtu-Minggu. Pas cucu-cucunya datang diajak mutar. Entah kemana terserah si kakek, pokoknya gak direncanakan,” pungkasnya.

Sumber : Kumparan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed