by

Cerita Abdullah Al Asiri, Kakek Difabel yang Rela Merangkak ke Masjid Demi Salat Berjamaah

WATANABEEE – Meski terlahir dalam keadaan tidak sempurna, Abdullah Al Asiri tetap bersemangat untuk terus menunaikan ibadah salat lima waktu di Masjid selama hidupnya.

Kakek yang kini sudah berusia sekitar 84 tahun itu tinggal di desa Al-Azizah, dekat kota Abha Arab Saudi.

Ia tetap ke masjid setiap kali waktu salat tiba. sambil merangkak dengan sokongan kedua tangannya.

Kakek Abdullah sejak kecil telah cacat sehingga untuk berjalan pun cukup sulit. Namun hal tersebut bukan menjadi penghalang baginya untuk berangkat ke masjid.

Bahkan tak pernah satu waktu shalat pun yang terlewat olehnya.

Keponakan sang kakek, Abdul Aziz Makhafah menyebut untuk membantu sang kakek, beberapa tetangga dan keluarga membuat jalan khusus sehingga lebih mudah ke masjid dan tidak tersengat oleh matahari.

Menurut dia, jarak tempuh menuju masjid terdekat adalah 3 kilometer dan kakek Abdullah merangkak setiap hari tanpa ada tumpangan kendaraan umum.

Sejak kecil, kakek Abdullah tinggal bersama kakaknya. Ia memang terlahir cacat, termasuk orang tua, tiga saudara dan empat saudarinya.

Sumber : Kumparan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed